Oleh: yudebx | Desember 4, 2008

About Us http://www.yudebx.tk

My Yudebx’s Weblog…..

Nama q Yudhi Pramono, daerah asal tinggal di Kalimantan Selatan tepatnya Banjarbaru, dan sekarang sedang menuntut ilmu di Yokyakarta.  Setelah sekian lama menulis catetan konfigurasi di internet akhirnya baru saya tulis tentang profil saya ini,  maklum orangnya tidak terbiasa kalo di dalam nulis profil seperti ini.

Saya kuliah di Universitas Swasta Jurusan Informatika.  Sekarang sedang menekuni ilmu dalam bidang Sistem informasi dan Jaringan komputer

Sebenernya fungsi dari tulisan di blog  ini di tujukan buat saya ndiri,  karena terkadang saya lupa dengan konfigurasi.  Jadi saya nulis di sini biar kalo lupa dengan konfigurasi yang pernah saya lakukan bisa buka lembar2 catetan yang lama yang ada di blog ini.

Tapi karena saya orangnya suka promosiin website jadi blog ini biasanya saya promosiin ndiri itung2 skalian memperkenalkan blog ini, walaupun sebnernya yang bisa pahamin tulisan ini hanya saya ndiri.

Dulunya awal mula menulis catetan configurasi di blog saya pertama kali yaitu di site http://yudebx.wordpress.com sebener nya sayang sekali kalo mau upgrade situs, masalanya situs yang lama saya gunakan.  dan karena saya menemukan posting web gratisan yang kuota bandwidth dan space nya lumayan besar dan  beserta domainnya saya akhirnya skarang upgrade site ke situs http://yudebx.tk dan skarang saya uptudate mengenai blog catetan configurasi di sini,   kalo temen2 pengen upgrade seperti blog saya ini temen2 dapat liat di postingan catetan ini, lengkap beserta domain dan promosiin site anda ke google.

Mungkin ini saja profil seputar data saya …

Yudhi Pramono (ym: yudebx@yahoo.co.id)

Mail            : yudebx@gmail.com

Facebook : yudebx@gmail.com

Gallery Yudhi

Oleh: yudebx | November 25, 2008

Instalasi dan Seting Oracle 10g di Debian Lenny

Lakukan Langkah2 Berikut Ini :

1. Install paket-paket yang dibutuhkan

sudo apt-get install build-essential libaio1 rpm lesstif2-dev alien

2. Buat user dan group untuk instalasi oracle :

groupadd oinstall
groupadd dba
groupadd nobody
sudo useradd -g oinstall -G dba,nobody -m oracle -s /bin/bash

3. Set Password untuk user oracle yang baru saja dibuat

passwd oracle

4. Buat direktori untuk instalasi Oracle dan set kepemilikannya ke oracle:oinstall

mkdir -p /u01/app/oracle
chown -R oracle:oinstall /u01/app/oracle
chmod -R 775 /u01/app/oracle

5. Ubah konfigurasi parameter kernel di file /etc/sysctl.conf

gedit /etc/sysctl.conf

tambahkan pada bagian akhir file dengan isi sebagai berikut :

kernel.shmall = 2097152

kernel.shmmax = 2147483648

kernel.shmmni = 4096

kernel.sem = 250 32000 100 128

net.core.rmem_default = 262144

net.core.rmem_max = 262144

net.core.wmem_default = 262144

net.core.wmem_max = 262144

fs.file-max = 65536

net.ipv4.ip_local_port_range = 1024 65000

6. Reboot sistem atau aktifkan hasil perubahan tadi dengan cara

/sbin/sysctl -p

7. Ubah file /etc/security/limits.conf

gedit /etc/security/limits.conf

tambahkan pada bagian akhir file dengan isi sebagai berikut :

soft nproc 2047

hard nproc 16384

soft nofile 1024

hard nofile 65536

8. Buat symbolic links untuk “menipu” Oracle Installer agar Ubuntu terlihat seperti distro berbasis rpm dan sesuai requirement yakni red hat enterprise linux (redhat-3 dan redhat-4), sles atau asianux.

ln -s /usr/bin/awk /bin/awk
ln -s /usr/bin/rpm /bin/rpm
ln -s /lib/libgcc_s.so.1 /lib/libgcc_s.so
ln -s /usr/bin/basename /bin/basename
touch /etc/redhat-release
chmod 666 /etc/redhat-release
echo redhat-4 > /etc/redhat-release

9. Logout dari user aktif saat ini, dan login sebagai user oracle

10. Setelah login sebagai user oracle, buka sebuah teks editor dan edit file /home/oracle/.bashrc

gedit .bashrc

Tambahkan di bagian akhir file dengan baris-baris berikut

export ORACLE_BASE=/u01/app/oracle

export ORACLE_HOME=$ORACLE_BASE/product/10.2.0/db_1

export ORACLE_SID=orcl

export PATH=$PATH:$ORACLE_HOME/bin

11. Kopikan file-file instalasi Oracle ke sebuah direktori misal di /home/oracle/master/ karena instalasi tidak bisa dilakukan melalui CD/DVD

12. Jalankan perintah instalasi berikut, dan ikuti langkah-langkah instalasinya.

./runInstaller -ignoreSysPreReqs

Semoga sukses :) .

Setelah Langkah Instalasi Selesai Lakukan Langkah Berikut ini :

1. Logout Komputer anda dan login sebagai oracle

edit file yang ada pada oratab dengan user root

# gedit /etc/oratab
Ubah dari :

orcl:/u01/app/oracle/product/10.2.0/db_1:N

Menjadi :

orcl:/u01/app/oracle/product/10.2.0/db_1:Y

2. Buka konsole oracle :

ketikan dbca

$dbca

Setelah Berhasil

3. Bikin Script Untuk start/restart/shutdown Oracle 10g. dengan nama : orcl-yudebx.sh pada dir /usr/bin dengan user root

# nano /usr/bin/orcl-yudebx.sh

# chmod 755 /usr/bin/orcl-yudebx.sh

Copikan Scripts di Bawah ini :

# Scripts By yudebx.wordpress.com

if [ "start" == $1 ]; then
lsnrctl start
emctl start dbconsole
isqlplusctl start
sqlplus dba1/oracle as sysdba << EOF
startup
EOF
echo “GENERAL REPORTING”
lsnrctl status
emctl status dbconsole
echo “Database Berhasil Start Up !!!”

elif [ "stop" == $1 ]; then
sqlplus dba1/oracle as sysdba << EOF
shutdown immediate
EOF
lsnrctl stop
emctl stop dbconsole
isqlplusctl stop
echo “GENERAL REPORTING”
lsnrctl status
emctl status dbconsole
echo “Database Berhasil Shutdown !!!”

elif [ "restart" == $1 ]; then
sqlplus dba1/oracle as sysdba << EOF
shutdown immediate
EOF
lsnrctl stop
emctl stop dbconsole
isqlplusctl stop

lsnrctl start
emctl start dbconsole
isqlplusctl start
sqlplus dba1/oracle as sysdba << EOF
startup
EOF
echo “GENERAL REPORTING”
lsnrctl status
emctl status dbconsole
echo “Database Berhasil Restarting !!!”
fi

Jika sudah maka save

dan jalankan melalui konsole dengan user oracle :

$ orcl-yudebx.sh start

untuk restart :

$ orcl-yudebx.sh restart

untuk shutdown :

$ orcl-yudebx.sh stop

4. Jika ingin oracle langsung jalan ketika startup (dengan user root):

# gedit /etc/rc.local

su – oracle << EOF
orcl-yudebx.sh start
EOF

5.  Cek Oracle Anda :
- melalui terminal

lsnrctl status

emctl status dbconsole

- melalui web browser

iSQL*Plus URL:

http://localhost:5560/isqlplus

iSQL*Plus DBA URL:

http://localhost:5560/isqlplus/dba

Enterprise Manager 10g Database Control URL:

http://localhost:1158/em

Selamat Mencoba Semora Sukses :)

Referensi By :

http://ayau.wordpress.com/

http://yudebx.wordpress.com

yudebx@gmail.com

Oleh: yudebx | November 19, 2008

Koneksi Modem PCMCIA Pada Linux Debian Etch (4.0)

Untuk teman2 yang pake debian etch :) . yang menggunakan modem 3g PCMCIA nich q kmaren aga binggung konfigurasi modem q,
modemnya udah deteck tapi di dir /dev/noz0 belum kebaca.. (q pake modem T Mobile 1,8 MB/s)
untung ajah ada mas q yang selalu membantu kalo q lagi dapat problem… lho qo malah curhat =)

Ternyata ada yang perlu di configurasi terlebih dahulu ..
/* catatan : syarat anda harus sudah terkoneksi dengan repo dari debian anda
di sini q udah punya repo berbentuk iso dari debian etch */

langkah2 yang perlu temen2 lakuin :

1. Yang harus di install : ppp, wvdial, nozomi-source

2. cek interface :
ls -l /dev/n*
crw-rw—- 1 root dialout 241, 0 2008-11-18 18:39 /dev/noz0

3. jika tidak ada di dir tersebut lakukan langkah2 berikut ini :
ketikan pada konsole :
yudebx:~# module-assistant
pada modul asisten, interative mode
* pilih SELECT + ok
* cari nazomi (GlobalTrotter HSDPA kernel driver) + centang denggan menklick spasi + ok
* pilih GET + ok
* pilih BUILD + ok
* selesai

4. kemudian ketikan modprobe nozomi, jika tidak ada eror berarti langkah yang anda lakukan sudah benar
yudebx:~# modprobe nozomi
restart komputer anda

5. cek lagi interface anda pada dir /dev/noz0
apabisa sudah ada maka langkah yang anda lakukan sudah benar

yudebx:~# ls -l /dev/n*
crw-rw—- 1 root dialout 241, 0 2008-11-18 18:39 /dev/noz0
crw-rw—- 1 root dialout 241, 1 2008-11-18 13:29 /dev/noz1
crw-rw—- 1 root dialout 241, 2 2008-11-18 13:29 /dev/noz2
crw-rw—- 1 root dialout 241, 3 2008-11-18 13:29 /dev/noz3
crw-rw-rw- 1 root root 1, 3 2008-11-18 13:28 /dev/null

/dev/net:
total 0
crw——- 1 root root 10, 200 2008-11-18 13:28 tun
yudebx:~#

6. Perintah yang perlu di ketahui :
#pccardctl insert
digunakan untuk menghidupkan PCMCIA card, jika ketika dimasukkan pertama kali tidak langsung menyala

#pccardctl eject
sama seperti “safe removed” di WINDOWS, melakukan pemutusan koneksi dengan PCMCIA card

#pccardctl ls
untuk melihat daftar card PCMCIA yang ada

#pccardctl info
untuk melihat info mengenai PCMCIA

#pccardctl status
digunakan untuk melihat status dari PCMCIA card

#pccardctl
lihar seluruh perintah yang ada

7. Edit file wvdial.conf anda menjadi :

yudebx:~# nano /etc/wvdial.conf
[Modem0]
Modem = /dev/noz0
Baud = 115200
SetVolume = 0
Dial Command = ATDT
Init1 = ATZ
Init3 = ATM0
FlowControl = CRTSCTS

[Dialer IndosatM2]
Username = yudhi
Password = ************
Phone = *99#
Stupid Mode = 1
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Inherits = Modem0

8. Test koneksi dengan menjalanjakan wvdial
# wvdial namaDialer
contoh :
yudebx:~# wvdial IndosatM2

Selamat Mencoba =)

Oleh: yudebx | November 16, 2008

Akhirnya Ku Temukan Yang Pas…..

Q dari dulu uda d kots slama kurang lebih 2,5 tahun tapi bingung kalo mau ngenet d kots.

pengen ngajek temen kots nda ad yang knal….

maklum q jarang bersosialisasi. hehehheeee…… :> tapi sekarang dengan adanya koneksi dengan modem sendiri… weh…. alhadulilah akhinya bisa menikmati ngnet d kots yang nyaman selain flexsibel. Cepet2…. hehehehe….  Hore…… :)

Tulisan Sebelumnya »

Kategori